Tahun II, Nomor 11, November 2000
Linuxconf (Bagian 2)
Setup Server Email dengan netconf dan mailconf
Home
Halaman Muka

Instalasi dan Konfigurasi Server E-mail 

 

 
Dalam tulisan pertama (edisi yang lalu), saya telah menjelaskan penggunaan linuxconf secara garis besar, dengan contoh setting dial-up ke Internet. Berikut ini saya akan menunjukkan bagaimana mudahnya membangun email server dengan Linux, khususnya Red Hat.
Linuxconf memiliki modul yang dibuat khusus untuk konfigurasi network dan server email (RedHat 6.2 menyertakan Sendmail), yaitu netconf dan mailconf. Mailconf merupakan bagian dari netconf, dan netconf merupakan bagian dari linuxconf. Sebelum masuk ke bagian email, konfigurasi dasar untuk networking mesti sudah benar. Untuk itu kita akan memulai pembahasan Linuxconf Bagian 2 ini dengan menjalankan modul netconf.
Anda dapat menjalankan netconf melalui linuxconf atau langsung dengan mengeksekusi netconf, dari command line interface (CLI) atau graphical user interface (GUI). Konfigurasi network ini juga bisa dilakukan dari Web browser seperti yang telah dibahas sebelumnya. Perintah dari terminal atau xterm adalah sebagai berikut:
# netconf
Gambar-1 memperlihatkan tampilan pembuka netconf dari terminal biasa. Dua bagian dasar untuk konfigurasi server email adalah Basic host information (Kelompok Client tasks) dan Information about other hosts (kelompok Misc). Jika konfigurasi 2 bagian ini sudah benar, Anda dapat langsung masuk ke bagian Mail delivery sistem (sendmail). 

1. Basic Host Information
Bagian ini berisi informasi dasar host (mesin Linux) Anda, seperti nampak pada Gambar-2. Setiap komputer mempunyai nama atau hostname (misalnya linux3), meskipun tidak ada network-card yang terpasang. Untuk setiap network-card juga perlu nama (primary name) lengkap dengan domain-nya. Bisa saja hostname dan primary name ini sama. Tetapi, alamat atau nomor IP setiap network-card harus berbeda. Kita dapat menggunakan salah satu alamat IP untuk jaringan lokal, misal 10.2.0.13. Alamat IP yang sering digunakan adalah 192.168.X.X. Alias dan Netmask tidak harus diisi, dan akan dijelskan pada kesempatan lain.

Net device adalah jenis hardware yang terpasang di komputer. Eth0 berarti ethernet-card pertama. Kernel module adalah driver yang sesuai dengan merek ethernet card, misalnya ne berarti ne-1000 dan ne-2000 compatible, 3c509 berarti 3Com jenis 509. I/O port dan Irq adalah nomor port dan IRQ yang telah diset untuk card tersebut. CATATAN: Untuk beberapa jenis card seperti ne, Anda harus mematikan fungsi plug & play (disable melalui program DOS yang ada pada disket yang disertakan oleh penjual), agar tidak terjadi bentrok penggunakan I/O dan IRQ. 

Untuk mengaktifkan konfigurasi di atas, pilih Accept lalu Quit dan Activate the changes. Lihat hasilnya dengan menjalankan # ifconfig, lalu ping ke salah satu alamat IP komputer lain dalam jaringan. Jika eth0 sudah muncul dan ping berhasil cepat, berarti mesin Linux sudah siap untuk komunikasi dengan komputer lain melalui ethernet card. 
Beberapa file yang akan diubah oleh bagian pertama ini adalah /etc/sysconfig/network, /etc/sysconfig/network-script/ifcfg-eth0, dan /etc/conf.modules.

2. Information about other hosts
Untuk memudahkan pengenalan nama atau hostname, kita dapat menggunakan server DNS atau cukup dengan hosts, yaitu daftar alamat IP dan nama host yang akan ditulis dalam file /etc/hosts (Gambar-3). Misalnya 127.0.0.1 untuk localhost (nama host tanpa card atau loopback), 10.2.0.13 untuk linux3.lp3t.net (nama host atau primary name yang lengkap dengan domain pada card eth0). linux3 adalah nama alias untuk linux3.lp3t.net. Secara default, jika hostname tidak ditemukan dalam hosts ini, komputer akan mencari ke DNS (yang didefinisikan pada kelompok Client tasks, bagian Name server spesification atau dalam file /etc/resolv.conf). 

3. Mail Delivery Sistem (Sendmail)
Jika netconf masih berjalan, Anda dapat masuk ke bagian Server tasks, sub-bagian Mail delivery sistem (sendmail). Jika sudah keluar dari netconf, Anda dapat memulai konfigurasi server email dengan menjalankan # mailconf, seperti nampak pada Gambar-4.
Biasanya, sendmail ini langsung berfungsi setelah instalasi pertama kali. Sebagai email server lokal, kita tidak perlu mengubah konfigurasi yang telah ada. Bila Anda ingin mesin Linux dapat me-relay atau meneruskan (sebagai server SMTP) email-email dari jaringan lokal ke Internet atau ke server lainnya, Anda cukup mengisi baris ke-3 dan 4 pada Configure basic information (Gambar-5). 
 Mail Server dan Mail gateway dapat diisi dengan hostname mesin Linux ini yang sesuai dengan pembahasan bab 1 dan 2 di atas. Jika penyedia akses Internet (ISP) mengizinkan, Anda dapat mengisi Mail gateway dengan nama server email ISP tersebut, yang biasanya juga menggunakan protokol SMTP (default). Keuntungan menggunakan mail gateway yang ada di ISP adalah kecepatan. Server email di Linux kita tidak mengirim satu persatu email ke server tujuan, tapi mengirim melalui server email yang dimiliki ISP. 
Tiga Features yang penting adalah sebagai berikut. 
- Enable Relay Control. Jika Anda ingin membebaskan setiap user menggunakan server Linux ini untuk meneruskan email, kosongkan bagian Enable relay control sehingga server email Anda menjadi open relay. Sebaliknya jika Anda ingin keamanan yang lebih baik, hanya user yang terdaftar saja yang boleh menggunakan server email, Enable relay control harus diaktifkan.
- Don't try to deliver immediatly. Kosongkan isian ini jika Anda menginginkan setiap ada email masuk harus segera diteruskan ke tujuan. Sebaliknya akan membuat sendmail menunggu waktu yang ditentukan (process queue) atau menunggu diaktifkan dengan perintah /usr/sbin/sendmail -q.
- Process queue every (minutes). Defaultnya adalah 1, artinya setiap satu menit server melakukan pengiriman email-email yang ada di /var/spool/mqueue/ ke tujuan atau ke Mail gateway. Jika diberi 0 dan ada email yang belum terkirim (queue), pengiriman baru dilakukan setelah ada perintah sendmail -q (yang dapat diatur dengan program penjadwalan pekerjaan, crond).
Untuk mengaktifkan, pilih Accept, Quit, dan Yes 2 kali (untuk menghasilkan file /etc/sendmail.cf yang baru dan menggantikan file sebelumnya), lalu Quit dan jalankan /etc/rc.d/init.d/sendmail start (jika sebelumnya tidak running).
Seluruh konfigurasi sendmail ini diletakkan dalam file /etc/sendmail.cf.

4. Server POP3, Fetchmail dan Procmail
Pembahasan berikutnya adalah cara mengambil email dari server yang ada di Internet ke server lokal. Juga bagaimana cara membagi email ke mailbox setiap user, dan yang sangat penting adalah bagaimana user bisa mengambil email dari komputer lain, misalnya dengan Netscape, Outlook Express dan Eudora. (BERSAMBUNG)
 q

Rusmanto@jakarta.linux.or.id



| Instalasi dan Konfigurasi Server E-mail   |

Email : jakarta@jakarta.linux.or.id


| Home | Halaman Muka
 © 1999-2000 ELEKTRO Online
All Rights Reserved.
Last modified on :