Tahun III, Nomor 16, Oktober 2001

Warnet Halal dan Murah dengan xtermkit 

Home
Halaman Muka

PHP Template
 
 

 

     
    Judul di atas mungkin terkesan mengada-ada. Kata "murah" masih mudah difahami, karena bisa jadi menggunakan PC 486 tanpa harddisk? Betul, memang itu salah satu yang penulis maksud. Tapi kata "halal" itu apa maksudnya? Kalau ada yang halal, apakah berarti ada yang haram? Ya, ini hanya istilah. Warnet halal dan murah ini maksudnya tidak menggunakan software bajakan, namun juga tidak membeli software komersial, sehingga biayanya tetap murah. Ini semua bisa menjadi kenyataan, tidak mengada-ada, karena tersedia Linux dan berbagai program aplikasinya:-)

    Program grafis (window atau GUI) di Linux dapat berjalan pada suatu mesin dan ditampilkan pada monitor mesin yang lain. Dengan kata lain, jika itu terjadi di Warnet, pelanggan warnet dapat bekerja di depan monitor komputer 486 dengan program lengkap ada di server, misalnya Pentium III. Jadi, kecepatan yang dirasakan pelanggan setara Pentium III, tidak merasa bekerja di 486.
    Program Linux yang mengendalikan monitor, keyboard dan mouse disebut X-server. X-server atau X-window ini mampu menampilkan program melalui jaringan. X-window juga memungkinkan banyak program pada banyak komputer ditampilkan pada sebuah monitor.

    X-terminal dan Server Aplikasi

    Komputer Linux yang menjalankan X-server dan menampilkan berbagai aplikasi yang berjalan di komputer Linux lain dinamakan X-terminal (workstation). Komputer Linux lain yang menjalankan aplikasi untuk X-terminal dinamakan server aplikasi atau server Warnet. 
    Hardware minimal yang direkomendasikan untuk X-terminal adalah 486 dengan memori RAM 16 MB dan VGA card 1 MB, tanpa hard disk. Jika RAM kurang dari 16 MB, sebaiknya menggunakan hard disk kecil untuk dijadikan Swap (Virtual RAM).
    Spesifikasi server tergantung jumlah terminal. Penulis pernah mencoba, dengan 5 terminal (tanpa hard disk) dapat dilayani secara baik oleh server Mandrake 8.0 pada Pentium 233  MMX, RAM 128 MB, untuk menjalankan aplikasi Internet seperti Netscape (web dan email).
    Untuk memperoleh kecepatan jaringan yang tinggi, disarankan menggunakan switch HUB.

    Kelebihan X-terminal berbasis Linux

    Ada banyak kelebihan X-terminal berbasis Linux, antara lain sebagai berikut.
    • Biaya
     Anda dapat menggunakan komputer bekas sebagai x-terminal atau workstation.
    • Perawatan
     Hanya server yang memerlukan perawatan secara serius, sedangkan x-terminal tidak membutuhkan perawatan software dan hardisk. Terminal dapat dimatikan secara mendadak (lewat power On/Off), tanpa harus melalui proses shtdown, karena tidak ada hard disk di x-terminal. UPS hanya diperlukan untuk menjaga server.
    • Unjuk Kerja
     Pada kondisi banyak user menggunakan aplikasi yang sama, startup suatu program akan menjadi lebih cepat daripada workstation konvensional (bukan x-terminal), karena sebagian program telah di-load ke memori dan dipakai bersama.
    • Pindah-pindah Workstation
     Setiap user dapat bekerja di sembarang komputer, karena semua data dan aplikasi yang dibutuhkan oleh setiap user berada di server.
    • Backup
     Karena semua pekerjaan disimpan di Server maka strategi backup menjadi sangat sederhana.
     
     Download Xtermkit
     
     Tulisan ini hanya membahas salah satu jenis X terminal, yaitu xtermkit. Versi terakhir saat artikel ini ditulis adalah versi 2.4. Software X-terminal ini dapat didownload dari homepagenya, yaitu www.solucorp.qc.ca atau salah satu ftp site berikut ini:
    ftp://ftp.solucorp.qc.ca/pub/xterm
    ftp://ftp.ynternet.org/mirror/solucorp.qc.ca/xtermkit 
    ftp://ftp.solucorp.qc.ca/pub/xterm/xtermkit-2.4-1.i386.rpm 
    ftp://ftp.ynternet.org/mirror/solucorp.qc.ca/xtermkit/xtermkit-2.4-1.i386.rpm 
     
     Cara Menginstall Xtermkit di Server
     
     Selain file rpm di atas, Anda harus menyiapkan CD RedHat 5.X atau 6.X yang akan diinstall pada direktori /xterminals/root/ di dalam server aplikasi (dalam hal ini penulis menggunakan Mandrake 8.0). Server aplikasi tidak harus RedHat atau Mandrake, tapi juga bisa SuSE atau distro lain yang dapat menginstall dengan RPM. Jadi, di dalam server Linux akan ada server kecil untuk kebutuhan login bagi X-terminal dengan ukuran sekitar 100 MB. "Server di dalam server" ini hanya berisi Linux minimal plus X-server (XFree86). 
     Setelah Anda mendownload file RPM, 6 langkah instalasi dan konfigurasi diuraikan sebagai berikut.
     
     1. Install/Ekstrak file rpm:
     
     rpm -ivh xtermkit-2.4-1.i386.rpm
     
     File-file hasil install/ekstrak ini akan disimpan di bawah direktori /usr/doc/xtermkit-2.4 (berisi manual) dan /usr/lib/xtermkit (berisi file-file instalasi). 
     
     2. Konfigurasi server DHCP:
     Install server DHCP pada server utama. Gunakan Linuxconf untuk melakukan konfigurasi server DHCP, atau secara manual buat file /etc/dhcpd.conf, yang isinya:
     
     server-identifier server-aplikasi;
     option domain-name elektroindonesia.com;
     option domain-name-servers 192.168.1.2;
     option routers 192.168.1.1;
     option subnet-mask 255.255.255.0;
     subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0{
      range dynamic-bootcp 192.168.1.100 192.168.1.110
     }
     
     Arti konfigurasi di atas: server yang diidentifikasi sebagai server aplikasi, dengan domain elektrindonesia.com, server DNS atau nameserver punya alamat 192.168.1.2, dan gateway beralamat di 192.168.1.1. Alamat IP yang diberikan ke user adalah antara 192.168.1.100 sampai dengan 192,168.1.110.
     Restart server DHCP dengan perintah berikut:
     
     /etc/rc.d/init.d/dhcpd restart
     
     3. Menjalankan Script setup.sh:
    • Masukkan CD RedHat 5 atau 6 ke dalam drive CD.
    • Mount CDROM: mount /mnt/cdrom 
    • Masuk ke direktori xtermkit: cd /usr/lib/xtermkit.
    • Jalankan: ./setup.sh
    • Jika tidak ada error, jalankan ./setup-post.sh.

    4. Membuat bootdisk untuk boot X-terminal
    Floppy bootdisk akan digunakan untuk booting X-terminal agar langsung melakukan koneksi ke server untuk mendapatkan IP (DHCP) dan mengakses (mount) X-window dan aplikasi melalui NFS. 
    Masukkan disket ke drive A, lalu jalankan script berikut ini: 

    ./makeboot.sh

    Karena semua aplikasi ada dalam satu server, maka Anda tinggal pilih 1 atau 2, lalu tekan [Enter] sebanyak 4 kali.  Gambar 1. Pilih kernel yang sesuai dengan network card Anda. Kernel 2.0 hanya mendukung network card ne2000 compatible dan 3c509 (3Com), sedangkan kernel 2.2 mendukung banyak network card selain dua di atas, yaitu 3C5XX, ne2k-pci, RTL8139, Digital Tulip, Intel eepro100, ViaRhine, dll.

    5. Konfigurasi server NFS:
    Tambahkan 2 baris berikut dalam file /etc/exports:

    /xterminals/root (ro)
    /var/xterminals (rw,no_root_squash)

    Setelah semua X-terminal selesai dikonfigurasi (akan dijelaskan kemudian), kedua baris di atas dapat diubah menjadi sebagai berikut:

    /xterminals/root (ro)
    /var/xterminals (ro)

    Restart portmap dan NFS dengan perintah berikut:

    /etc/rc.d/init.d/portmap restart
    /etc/rc.d/init.d/nfs restart
    atau
    /etc/rc.d/init.d/portmap stop
    /etc/rc.d/init.d/portmap start
    /etc/rc.d/init.d/nfs stop
    /etc/rc.d/init.d/nfs start

    6. Edit XF86Config, xfs dan Xaccess di RedHat/Mandrake
    Redhat 6.X dan Mandrake 7.X / 8.X memerlukan sedikit pengeditan  file script untuk menjalankan xfs, yaitu /etc/rc.d/init.d/xfs.  Ubah port option dari nilai minus satu ( -1) menjadi  7100, seperti kutipan berikut ini:

     case "$1" in
       start)
        echo -n "Starting X Font Server: "
        rm -fr /tmp/.font-unix
        daemon --check xfs su xfs -c xfs -port 7100 -s /bin/sh

     Lalu restart xfs dengan perintah berikut:
     
    /etc/rc.d/init.d/xfs restart
            
    Edit juga file /etc/X11/XF86Config dan ubah bagian FontPath menjadi berikut ini: 
    FontPath   "unix/:7100"
    Edit juga file /etc/X11/xdm/Xaccess dan hapus (un comment) tanda pagar di baris ini agar setiap terminal dapat login. 
      *          #any host can get a login window

    Uji Coba Server dan Konfigurasi Terminal

    Agar server dapat melayani X-terminal, server harus menjalankan xdm atau kdm (KDE) untuk login secara grafis (X-window), Gambar 2. Cara lain adalah dengan menjalankan init 5 pada saat booting. Jika Anda tidak ingin server menampilkan xdm atau kdm di monitor, untuk mengurangi beban, beri tanda pagar atau comment (#) di baris :0 dalam file /etc/X11/xdm/Xservers.
    Untuk memulai konfigurasi VGA card X-terminal, gunakan bootdisk yang telah dibuat di server untuk melakukan booting sebuah komputer yang tersambung dalam jaringan yang sama dengan server. Hasil konfigurasi ini akan disimpan di server di bawah direktori /var/xterminals/. Setelah X-terminal mendapatkan alamat IP dan login ke server tanpa user dan password, jalankan xconf untuk mengkonfigurasi VGA card.
    Program konfigurasi ini sama dengan Xconfigurator yang dimiliki RedHat 5 atau 6, sesuai dengan CD yang Anda masukkan ke server. Jika konfigurasi X-window ini berhasil, tekan [Ctrl] [Alt] [Del] untuk mereboot terminal sehingga akan tampil xdm atau kdm seperti yang dijalankan di server. Ulangi langkah di atas untuk semua terminal yang ada. Dengan demikian Anda telah berhasil membangun sistem jaringan tanpa hard disk di terminal.
    Jika booting pertama tidak berhasil konek ke server, kemungkinan network card Anda tidak berhasil dikenali dengan baik oleh bootdisk untuk X-terminal. Tes netwok card Anda dengan sistem operasi yang sudah berjalan baik, misalnya di server Linux. Jika PNP network card di-disable, cobalah copy image kernel (zImage) yang ada dalam bootdisk atau /usr/lib/xtermkit ke disket DOS. Lalu dari DOS yang ada di PC terminal, boot dengan perintah LOADLIN.EXE, seperti isi file linux.bat pada direktori /usr/lib/xtermkit  ditambah alamat irq dan io yang telah diset (misal irq=5 dan io=0x300 untuk eth0), sehingga ditulis (DALAM SATU BARIS) seperti ini:

    loadlin zImage root=/dev/none nfsroot=/xterminals/root init=/etc/rc ether=5,0x300,eth0

    Catatan: Server dengan Linux RedHat 6.2 tidak secara otomatis mengizinkan komputer lain (X-terminal) mengakses xdm/kdm. Untuk mengaktifkan xdm/kdm agar dapat diakses X-terminal ini, Anda harus mengedit file /etc/X11/xdm/xdm-config. Pada baris paling bawah tambahkan pagar atau comment  (#).

    Rusmanto

PHP Template  |

Email : jakarta@jakarta.linux.or.id


| Home | Halaman Muka
 © 1999-2001  ELEKTRO Online
All Rights Reserved.
Last modified on :